Archive for the ‘Stupid Life’ Category

Noleh nengen ora wedi, noleh ngiwo ora isin | Credits goes to Ibu Pecel “Peni” Sirojudin

Wednesday, July 22nd, 2009
Bu Tambah courtesy Nova

Bu Tambah courtesy Nova

Memang bener kata2 orang bijak, orang2 soleh, orang2 pintar, orang2 cerdas, orang aring dsb, bahwa memang petuah dan nasehat itu bisa datang dari mana saja. Terkadang nasehat itu lebih kueren dari pada petuah2 orang bijak, motivator, eterpreneur dan semacamnya.

Berawal dari kelaparan setengah mati, akhirnya memutuskan mampir di lontong pecel “Peni” Sirojudin sekaligus kangen2an lama gak mam situ. Asik nih kalo mam situ, berasa kek anaknya sendiri, minta pecel model apa aja pasti dikasi, ples diajak ngobrol pula.

Singkat kata singkat cerita..berawal dari obrolan kaki ne mbak.e sek jare segedhe gaban, celana gak muat, pengen kurus, sampe cerita KrisDayanti yg udah beranak 3 tp msh tetep langsing…disambung cerita kehilangan uang…kehilangan motor dimana sang maling tu sempet ngajak senyum ma ibunya..sampe maling dibakar,..digebugin..anakn

ya yg dipukul orang gak jelas..urusan polisi..sampai akhirnya menceritakan teman sesama pedagang yg memang rada keras sampe melibatkan senjata tajam nyawa dan darah….dan semuanya itu gak penting yang penting tu ini :

Iya mas sampe gitu mas..sampe tak omongi, pak kok sampe segitunya, kita kan hidup cuman bentar, cuman sekali…inget pak hutang nyawa dibayar nyawa, hutang duit dibayar duit..gak perlu to nganti..nyawa orang ga dipedulikan..sak penake dewe.,. Iya buk bener (nah ini suara saya). Iya to mas, ibu tu punya anak 6, ibu tu mesti ngomong ro ank2e,.mbok urip ki sing tepo sliro..ora perlu aneh2 golek memusuh, mbok nandur barang sek apik2..kan ewodene mengko yo awake dewe mesti bakalan ngrasake dewe opo opo seng awake dewe tandur. Kan enak to mas nek urip ki Noleh nengen ora wedi, noleh ngiwo yo ora isin Nggih buk (sambil senyum terbengong bengong)

Pernah kalian mikir kek gitu? Noleh nengen ora wedi noleh ngiwo ora isin? Iso koe? (untuk artinya pasti bisa ditafsirkan sendiri lah, yang maenan blog kan rata2 orang berpendidikan tinggi…)

Memacari Wanita Lebih Tua? | Absolutely an article, all stupidity within

Sunday, July 12th, 2009
Liv Tyler

Liv Tyler

Banyak yang merasa heran saat Raffi Ahmad ‘dekat’ dengan Yuni Shara. Mengapa Raffi, yang ganteng dan masih sangat muda, tertarik kepada Yuni Shara yang usianya terpaut belasan tahun lebih tua–meski memang, Yuni masih terlihat cantik di usianya.

Ada beberapa alasan mengapa sebagian pria tertarik dengan wanita yang lebih tua dari usianya. Ya, wanita berusia matang memang bersikap lebih matang. Rasa humornya, pengalaman hidupnya, dan harapannya sangat berbeda dengan wanita yang lebih muda. Mereka tidak tergesa-gesa, dan lebih santai menghadapi hidup. Itu berarti, mereka akan lebih sabar dan lembut dengan Anda. Mereka akan lebih pengertian, menerima dan pemaaf.

Meski wanita lebih tua bisa lebih dewasa dan tidak bersikap terlalu manja, bukan berarti Anda bisa santai dan menurut saja. Anda perlu membuat rencana permainan yang berbeda.

Wanita matang, lebih berpengalaman, dan mereka bisa dengan mudah mengetahui perasaan Anda. Jangan pernah mencoba membohonginya, karena mereka akan tahu. Mereka akan mengamati bagaimana Anda berperilaku dan mempelajari permainan hubungan Anda. Ketika berkencan dengannya, Anda harus tulus dan menghormatinya. Semua wanita pasti akan merespons terhadap perhatian yang pria berikan, tapi wanita yang lebih tua menjadi lebih hangat ketika menerimanya.

Perhatian dapat Anda tunjukkan dengan mendengarkan pandangannya, dan berbicara tentang segala sesuatu yang menarik baginya. Hal yang terpenting dalam menjalin hubungan dengan wanita yang lebih tua adalah, jangan pernah menyinggung soal usia, karena mereka sangat sensitif soal ini. Tanpa diingatkan pun, mereka sangat-sangat menyadari perbedaan usia itu.

Diambil dari : www.suaramerdeka.com

Response :
Secara pribadi, mengiyakan kalo older women might be a little bit more attractive. In some stupid way, may be better than cutie baby one.

Wanita matang, lebih berpengalaman, dan mereka bisa dengan mudah mengetahui perasaan Anda. Jangan pernah mencoba membohonginya, karena mereka akan tahu.

Pola pikir yg cenderung lebih matang, the best point may be. Tak perlu menggunakan ratusan ribu kata, puluhan juta cara hanya untuk menunjukkan betapa tulusnya cinta yg kita miliki. Mungkin hanya dengan sekadar begadang semalaman hanya untuk membuat omelete favoritnya, disajikan hangat dengan ucapan selamat pagi di depan pintu apartemennya in her anniversary day, yg kemungkinan besar berakhir dengan “under the blanket” activity, all day long…beuhhh.. (good job! :jempol: :jempol: :jempol: :jempol: :jempol: )

Tapi jeleknya, mereka jelas lebih pintar, jangan pernah coba2 membohonginya, mungkin tepatnya, bawa kemampuan berbohong anda ke tingkatan yg lebih tinggi. Don’t ever use angelic reason to make her believe. Misal saja alasan nganter mamah seharian belanja dengan alasan mati2an maen PS lawan si Andik karena tarohan sapa yg bakalan bawa kendaraan di akhir pekan nanti. Wayow alasan mana yg bakalan lebih acceptable? Padahal dibalik itu, hanya alasan menghindar karena harus nemenin cewek cakep yg semalem ketemu di konser musik buat makan es krim n chit chat kesana kemari wkekkeke, ( :jempol: :jempol: :jempol: :jempol:)

Back to topic, terkadang saat bertemu dengan cew yg sebaya ato lebih muda, even mereka pake t-shirt yg panjang sepaha yg cukup ngepas di badan (apa toh itu istilahnya..) dengan celana super pendek (semi hotpants) tertutup oleh t-shirt panjang seolah2 memberikan kesan tidak memakai celana ( :jempol: :jempol: :jempol:) bersama flat shoes nya, reallyyy cuteeeeee..yah, tapi maksimal cuman bergumam, putih, badannya bagus, kakinya ok, etc ,..etc.

Beda saat dari kejauhan terlihat sesosok wanita memakai kemeja yg sedikit terbuka di bagian leher, dibalut blouse yg senada dengan spandek (bener gak namanya?) sedikit tinggi di atas lutut. Rambut yg diikat seadanya, utk mengurangi hawa panas yg mendera, frame kacamatanya yg tipis senada dengan jam tangan yg terayun2 di lengannya yg cantik seiring dengan gerakan dewasa tangannya saat berbicara dengan rekan sejawatnya sambil lalu. Lagi istirahat kantor cari makan siang kali, pribadi yg dewasa, cerdas, mandiri, tapi tetap manja, terlihat dari senyum yg terlempar saat kedua ujung mata kami bertemu, damn! she knew i was watching, bau parfum (jelas mahal) yg bercampur keringat, speechless, memaksakan berani menoleh kebelakang hanya untuk memandang sudut bibirnya yg tersenyum, i know boy, i am gorgeous (mungkin gumamnya dalam hati).
Damn! Pheromones memang lebih banyak bicara !!!

nb.
sorry, in my mind, older women bukanya terus umur 40 tahunan dong, 3-5 th lebih tua lah paling gak wekekeke.
so the MILF hunt begin……(najis..)

Marriage | dimana kalian selalu bilang kalo kami kekanak-kanakan

Saturday, June 13th, 2009

Term of Use :
1. If you don’t like it, just get lost !
2. Change in this term of use will affect immediately without prior notice.
————————–————————–—–

Wedding Rings

Wedding Rings

Marriage, pernikahan, apa sih yg terlintas dipikiran kalian saat ini?. Baju adat, air mata dipipi ibumu mengalir, pria tampan disebelahmu berjabat tangan bergumam “saya terima nikahnya..dg mas kawin..tunai.”. Baju adat, kilatan blitz, kegembiraan terpancar di setiap wajah, tamu undangan yg selalu tersenyum, “Selamat yaaa kalian berdua”, “Kamu keliatan cantik banget hari ini..”, “Wah bisa juga ni milih suaminya, keren banget….”. Tahun berlalu, kamu duduk di bangku kayu, menggendong anak keduamu, melihat anak pertamamu dan suamimu bermain bola, tertawa bahagia,,…sungguh indahnya.
…….
(tiba tiba stuck mo nulis apa lagi, wait a moment, laper banget, tak cari mam ro es dulu)
0214 AM, still gathering all spirit, still loading from half sleeping state..

Marriage, beberapa pendapatmu..

hahah masalah komitmen gag muTu lha..cewe2 sekita ud jauh pikirannay kedePan..tp cowo yg seumuran kita masih pengen bersenang2 itulaH konflik …haiyahhh..ad pendapat gag?semisal cowo-cewe ud pacaran dr lama trus pgn nikah cewenya tapi,si cowo blm siap dengan berbagai alasan nah si cewe ud kepentOk tuntutan klg dan umur..jd conFuse….

Iy paham pandangan cew ttg umur,komitmen&tuntutan kluarga.tp jg kgak blh tgesa2 jg dlm menentukan plihan.krn (name) pria,maka nda paham jg dg cra pandang para cowok2 yg sprt itu.ngapain jg pacaran lama2 g jelas 7anny aj.lsg aja bleh..he3x

hahha,,,,naH itu lah (name)…yang suSah banyak aLasan yg meNurutnya pRinsipil tapi buat Qt omong kosong,,,cb kLo dipikir2 katany meH nunggu maPan, punya mobiL…hahah seLAk perawan Tua nu bLm lagi naK diomongin tetangga (fyuhh curhat bangeT sajakke),,,kLo gt cowo2 kuLiahan mendingan cR pacaR anaK smp jangan yang sePantaran…biar gag dikejaR deadLine hahhaha

iya (name)….ak ud baca commentnya danang…waaaa,,,ap smua cowo berpikiR spt itu yaK..nah lo..kLo kaya gitu ya kita haRus cari pria bukan cowo

and here is my comment :

waw, emang kayaknya cewe2 pada seneng cpet2 nikah ye, wkwkwk, beda ama cowo ya, yg lebh suka memperpanjang mas lajangnya. Padahal kan nikah tu ga ada enak2nya loh, understanding 2 big different world and fit it each other, ga bisa segampang datang pesen makan kenyang bayar pulang, yah tapi tetep aja ga bakalan bisa menang dalam perdebatan satu ini…, especially when she said “emang km gak kasian ma anakmu, ma aku nanti, kalo aku hamil pas umur 27-28th?”..ga bisa jawab apa2,speechless,thinkless,brainless..can not sleep in the next 3 nights. Mungkin cowok (aku -red) terlalu banyak memasukkan variabel dan kemungkinan2 di setiap pemikiran dan keputusan yg akan diambilnya, sehingga akan lebih butuh banyak waktu untuk mengkalkulasi dan memperoleh jawaban, yeah but like u, kita juga nganggep this marriage thing is sacred, dan akan bikin ini se “perfect” mungkin…hope can enlighten a little bit, in a different point of view, just my 2 cents though. malah curhat, piss yo cah ayu2…:D

So, from your point of view, dari pemikiran seorang pria, dari pemikiran seorang yg berpikir jauh kedepan, it’s better married to a man than a boy, emm really good point on that, so mr.(name) yg bilang kalo dirinya pria, must be a perfect husband gonna be, congrats then, keknya butuh belajar banyak nih, ok, another quote “aLasan yg meNurutnya pRinsipil tapi buat Qt omong kosong,,,cb kLo dipikir2 katany meH nunggu maPan, punya mobiL…hahah seLAk perawan Tua nu bLm lagi naK diomongin tetangga“, waw bener2 pikiran yg kedepan, perfect wife gonna be nich..kekekek..seandainya km jadi istriku..uh…

Get some point there, cowok, yg gak becus tentang komitmen, selalu punya alasan yg ktnya prinsip padahal omong kosong doang, sukanya pacaran lama ga jelas, diajak kawin malah kabur, cowok yg sepertinya ga peduli dgan pandangan cew tentang umur, komitmen dan tuntutan keluarga, so it’s better to find a man than a boy.

wah, bakalan panjang nih note, lebih mirip essay keknya nih…

Me, still like to hav som fan, let see…umur, seangkatan, pacaran lama kagak jelas, jelas bukan seorang “pria” mungkin mash cowok, ah enggak deh gue (cieee GUE..songong) lebi suka dipanggil bocah ya bocah ^_^. Kupikir ini semuanya tentang aku deh, smua syaratnya masuk tuh, so lets change “us” with “me”, ok deal? dealll..

First, aku ga mo ngajak debat disini, juga ga mo maksain pikiran aku sendiri biar bisa diterima ma pemikiran kamu, no, anyway, i knew, i’m not gonna win this war. Paling tidak aku coba beri beberapa alasan, why i’m thinking like that.
Secondly, this is my own point of view, it’s not the matter that i am right and you are wrong vice versa, just plain my own point of view.

Semua orang tau, pernikahan merupakan suatu hal yg sakral, dimana merupakan suatu keputusan yg mengikat seumur hidup (everybody wanna do it just once right?), sebuah keputusan tentang komitmen, menyatukan dua belahan kehidupan yg berbeda, menemukan kembali tulang rusuk yg telah hilang, melengkapkan sebuah kehidupan menjadi lebih sempurna, right? So, ini merupakan sebuah keputusan yg teramat penting, sebuah jawaban dari pertanyaan yg amat penting, “is she/he is really the one i looking for?” Bahkan mungkin pertanyaan itu justru akan semakin intense saat semakin mendekati hari-H. Everybody wanna make it so flawlessly perfect right? so, am i wrong if i said it gonna need big preparation?

Ahhh kejebak ama Cry for The Moon nya Epica..tau2 jam setengah 5 aja…

OK, back to topic, marriage, ready for that? Yes? Then let me ask you something, apa tujuan kamu menikah?Ga perlu marah2 ngejawabnya, santai aja, cukup jawab dalam hati, and just keep reading… Same question for me? Nope, honestly, belum punya jawaban untuk itu, so that’s why, aku merasa belum siap, kalo emang butuh sebuah jawaban i’ll say, to make you happy as the answer, at least for now. Jawaban yg aneh bukan yap, sort of that, secara pribadi, hanya itu yg terlintas, untuk saat ini. Just to make you happy, nothing else…

Do you think it’s easy to make you happy? Pikirkan sendiri, kan kalian yg bisa berpikir kedepan..

Ah..kenapa kita nggak coba ngikutin percakapan dibawah ini,,hew hew hew, narsistis begin….
Camer (calon mertua) : gimana dek? katanya ada yg mau diomongin?..
Camen (calon menantu) : ehmm begini bapak, sebelumnya saya minta maaf kalo sedikit kurang ajar, kan sudah lebih dari 9th saya, emm apa istilahnya, bertemen deket, kalo boleh pinjem istilah, pacaran.
camer : terus? (mulai tahu kemana arah pembicaraan ini..)
camen : saya mau minta ijin, untuk mempersunting anak bapak jadi istri saya…
camer : hmm..begitu ya.. dek danang (yah kurang lebih calon menantunya namanya danang kali, kali lho.. T_T) bukankah ini seharusnya pembicaraan yg dilakukan bersama keluarga, bukan dek danang sendiri..
camen : iya bapak, saya tahu, saya tahu kalo ini gak sopan banget, but i have my own reasons, paling gak ini menunjukkan akan keseriusan saya dalam hal ini, also i want to know the answer personally, jika jawabannya tidak bisa, let me keep this answer just by my self, akan sangat menyakitkan bagi orang tua saya, jika sekarang ini saya ajak mereka, untuk mempersunting, dan mendapatkan kata tidak sebgai jawabannya, sungguh akan teramat sakit hati mereka, teramat malu bukan kepalang, jadi kalo memang tidak, perkenankan untuk saya simpan di diri saya sendiri. Jika memang setuju sebagai jawabnya, i’m honoured to take it, besok malam saya bersama bapak ibu saya akan datang kesini untuk membicarakannya lebih lanjut.
camer : oh, okey..if you insist, sebelum saya jawab, perkenankan saya untuk bertanya sedikit. Seberapa jauhkah keseriusan adek? Seberapa besarkah keberanian adek untuk menerima resiko dari keputusan ini? Seberapa mampukah adek membahagiakan anak saya?
camen : …(tercekat, tidak satupun kata keluar dari mulut ini..bahkan dari hati ini..)

it is really hard to make you happy..

What can i give for this marriage?. Kalian bilang, nunggu mapan lah, nunggu punya rumah, mobil, bla bla bla, keburu perawan tua dong, lagian hanya dengan disisimu aku bahagia kok…bukankan harta bukan semata2 cara untuk bahagia?Just beside me, kalian bahagia?for how long?forever?think again?dngan pemikiran kalian yg kedepan..uang memang bukan satu satunya yg menentukan kebahagiaan, right, but paling tidak kita bisa membelinya kan?(kebahagian –red). Bukankah jadi seorang kepala keluarga tidak gampang, demikian halnya jadi ibu rumah tangga, gak gampang kan, gak cuman harus bisa masak doang. This responsibility not an easy one to handle. Gimana kondisi anak2nya yg terlihat dari kondisi ibunya, sama halnya dengan gimana kondisi keluarga ini nantinya, terlihat dari sosok kepala keluarganya.

Pernahkah terpikirkan dari kalian, manjadi seorang laki2 dalam keluarga teramat susah?. Dimana semua mata terpaku padanya, dimana semua perhatian tertuju padanya. “Oh itu calon mantunya ya mbak? namanya sapa?anaknya sapa to?ow..sekarang kerjanya apa to?” so? pernahkah ada yg nanya “Ow itu to mantunya, sebesar apa sih mbak cintanya?”(dies)tak ada da tak kan pernah kan? Bukankah hal itu juga terjadi pada kalian tidak hanya saya/kami? tapi mungkin porsi yg kami/saya terima bakalan lebih besar. Bisakah kami/saya mempertahankan harmoni antar dua keluarga yg jelas2 tidak akan pernah seimbang. Can us handle all bad talks about our family. Don’t you know how scary people nowadays?

Pernahkah kau merasa terusir dari keluarga istrimu sendiri, just because they think you not qualified enough to make their daughter happy. Have you ever think like this “Yoh, nek gur pacaran sih rak masalah nang, tapi mengko nek kawin yo jelas rak mungkin, opo gelem keluargane ndeknen nompo aku sing gur mburuh dadi tukang cuci motor koyo aku ngene”. Pernahkah kalian berpikir untuk membanting tulang sedemikian kerasnya, meninggalkan segalanya, hanya demi sebuah keluarga yg kalian bentuk terlalu dini?. Pernahkah kamu merasakan sakitnya saat mengetahui bahwa hampir 8th bersama yg dijalani selama ini seakan sia2 saat mereka menuntut dirimu untuk mempunyai pekerjaan?apa yg kalian lakukan selama ini sama sekali tak berarti, walopun secara kasar jika diperhitungkan, dua kali lipat pendapatan yg diperoleh orang tua kalian selama sebulan, bisa kami dapatkan hanya dalam waktu 4 hari?Apakah smuanya berarti?tidak..”selama kamu belum bekerja, jg harap bisa menikah dengan anakku!!” Did you ever heard “apa sih nak yg kamu bisa banggain?apa sih yg kamu punya buat kamu bangga2in buat dia?” coming out from your mother very own mouth?. Pernahkah kalian merasakan kerja keras untuk menjadi sesosok yg bisa menggantikan ayahandanya yg lebih dulu pergi ke surga?. Can you killing your own parent’s love just to marry someone?How far you will go? Even, do you understand, that i am willing to lose everything, hanya untuk membuktikan cintaku yg tulus padamu. Kenapa tetep harus kubuktikan?tak bisakah kalian melihatnya dengan mata kalian?ato bahkan dengan hati kalian?. This is not a fairy tail, just not a bedtime story.

Bagaimana kalian bisa tahu, if basically you can get everything you want, bagaimana kalian pernah berpikir bagaimana menjaga kebahagiaan buat pasanganmu, jika orangtuamu dengan mudahnya akan membelikan satu buat kalian. Bagaimana kalian pernah tahu rasanya bekerja keras membuktikan diri ke calon mertuamu karena memang kalian terlahir hampir sempurna, flawlessly gorgeous, tanpa perlu dibuktikan lagi.
Bagaimana dengan kami?yg berusaha setengah mati mendapatkannya?Pernahkah kalian merasakan? yang dengan entengnya kalian membicarakan, seribu alasan yg hanya omong kosong, yg bagaimana seharusnya kita tu jadi pria bukan cowok, yg bagaimana kita harus berpikir ke depan?

Salahkah segala omong kosong alasan yg kuberikan yg pada dasarnya hanya untuk membuat ini sempurna?
How far your heart had been bleed, so you can talk about being man?
Seberapa jauhkah yang kaubilang tentang berpikir kedepan?

Yakinlah and it is works???

it is works you say? YES IT WILL ALWAYS WORKS, because it is me, everything always works, just need some adjusment to make it flawless…^_^

Masihkah harus kukatakan “Aku Sayang Kamu” ?!

Tuesday, June 9th, 2009
Aku Sayang Kamu

Aku Sayang Kamu

Setelah sekian lama aku berada didekatmu, setelah semua yang aku lakukan demi dirimu, setelah semua rasa bahagia yg kuterima darimu, setelah seluruh rasa dan derita yg kuterima hanya untukmu…masih perlukah aku mengucapkan “Aku sayang kamu”……

Sebenarnya saya menulis catatan ini sebagai bagian yg kedua dari catatan yg pertama, Pengaruh wanita yg sebegitu besarnya… Dari pertanyaan yg mengelitik dari saudara Hammam, apakah terjadi sebaliknya? Pengaruh Pria yang sebegitu besarnya?.. Saya sendiri bukanlah seorang wanita, tentu saja tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut, mungkin hanya bisa memberikan sedikit gambaran (yg tentu saja absurd dan amat subjektif) berdasarkan pengalamn pribadi bersama beberapa orang wanita (SONGONG!).

Untuk lebih enaknya kita anggap saja ini sebuah cerita, semacam pertunjukan realitas seperti di tipi, dg tanpa mengurang2i isi cerita bahkan cenderung menambah ini itu dengan amat berlebih2an, tempat, waktu kejadian, dan nama2 tokoh yg terlibat sudah disamarkan, dan tentu saja cerita ini tidak mendapatkan ijin dari pihak2 yg bersangkutan untuk ditayangkan. Kurang lebih begini…

Suatu waktu di negeri antah berantah, tersebutlah seorang Danang yg merupakan teman, ato bisa dikata sahabat saya sendiri. Suatu hari, ada yg berubah dg danang, tiap hari bangun lbh pg, berangkt lbh pagi, pulang lebih terlambat, selepas jam 7 mlm teramat jarang dirumah, apalagi malam minggu, malam sabtu. Lebih sering menelepon, menerima pesan singkat. Lebih terlihat rapi, dan terlihat lebih bersolek dari biasanya.
Sampai akhirnya Danang pulang ditemani seorang gadis manis berjilbab, yg belakangan diketahui bernama Upik. “Hujan2 gini mau keman to Nang?”. “Mau nganter sebentar bro”….”Adoh puanase puolll”. “Ko ngendi to nang?”. “Mau bar nganter neng mbak,e bro”. “Owh”…”Nang, melu makan gak?”. “Ehm, tinggal sek wae”. “Owh meh dinner tah?”. “*senyum*”.

Suatu hari..tak sengaja ku dengar..
Isprianto : “ihiiiirrr..mb upik mb upik”.
Danang : “opo to?”
Isprianto : “makan makan to yo..sukuran.. Kan wes resmi ki resmi kie….”
Aku : “he,e kie…makan2 to yo…”
Danang : “makan2 opo?..gak kok aku kaya kakak kok buat dia”
Isprianto : “Loh pie to direwangi menerjang hujan badai, mengarungi samudra ganas, mendaki gunung menuruni bukit, gur dianggep mas ahh no play no play..rak maen rak maen..”
Aku : “Lho pie to?alah paling deknen (Danang-red) rak wani nembak ki Is, yo rak? Wkakakaka”
Isprianto : “No play no play….”
Danang : “Asemmmm…”

Sempat ku berpikir, apa seperti itu ya cewek2 tuh, kok yg dilakuin Danang selama ini sepertinya cuman biasa aja, apa Danang kurang joss ya pdkt-nya, apa emang Upiknya aja yg ga ngerti ya, ato emang Danang, aku, pria2 di dunia memandang ini terlalu berlebihan?

Mataku sudah buta
Tak dapat melihat
Wajah rupawan lain
Selain wajahmu…
Hatiku sudah mati
Tak dapat merasa
Kerinduan yang dalam
Selain rinduku padamu
–dipopulerkan oleh Mahadewi–

Lambat laun waktu bergulir..sepertinya Danang kembali normal..so it’s true..habis manis sepah dibuang, hanya dimanfaatkan. Subjektif?ngawur? of course..tentu saja krn saya juga pria, saya juga benci melihatnya.
Eh tapi sekarang Danang sepertinya sudah menemukan seseorang..terlihat dari pancaran wajahnya…dan sepertinya ini pacar, bukan adek lagi wkwkwkwkwk.. Gadis manis itu bernama Nila tak kalah manisnya dengan Upik. Kembali ke masa lalu..kembali rajin bangun pagi, bla la bla..memang wanita berpengaruh sebegitu besarnya pada pria….

Another day…..
ting tong tung ting tung……message received..klik klik..nut..nut..
“Assalam mas, ini Upik mau nanya sesuatu, boleh gak?”. Message sender +62856789XXXX.
Lah apa apan nih.. “Mang mo nanya apa?”..klunting..message sent..
ting tong tung ting tung……message received..
“Mau tanya mas, mas Danang ndak pernah cerita sama mas nek ada rasa sama Upik?tolong jg bilang sama sapa2 ya mas.”
Aku hanya bisa tersenyum..
WHAT THE FCUK!!. Ni cewek BUTA dari lahir apa emang bener bener MURNI IDIOT ya? Masihkah harus diucapkan kata kata “Aku sayang kamu” agar kau mengerti?Masihkah harus terucap kata “Aku suka kamu” hanya tuk buatmu tau aku suka kamu?Apakah cinta hanya terukur dengan sebuah kata?Hai wanita haruskah kutuliskan seribu kata cinta di buku harianmu hanya utk menunjukkan rasa cintaku padamu?Hai wanita haruskah kupenuhi kamarku dengan kata sayang agar kau tau aku sayang padamu?kalo iya berarti kamu kamu kamu semua wanita didunia ini memang BUTA dan IDIOT !!!
“Lah kok tanya ma aku, kan kamu yg sering sama dia. Kalo ditanya pernah sih ga pernah dia ngomong gitu ke aku. Lagian sekarang dia jalan ma Nila, dan terlihat amat bahagia dengan hal tersebut. Emang napa ik?”….message sent…
ting tong tung ting tung……message received..
“Ga kok mas, ga da papa, cuman nanya aja, jangan bilang sama siapa2 y mas, takutnya tar ada apa apa.”
(whatever gumamku..)

Begitu besarkah pengaruh pria terhadap kehidupan wanita?TIDAK, sebelum mereka mendengar kata cinta dan sayang, krn mereka hanya bisa mendengar, mereka buta tak bisa melihat, mrk bodoh tak bisa berpikir.
wow wow wow..kenpa saya yg emosi..wkwkwkw..tunggu sebentar, bgaimana kalo kita liat dari sudut pandang yg lain…
Danang memang baik, mungkin dia melakukan segalanya tanpa pamrih, mungkin Upik juga melihatnya seperti itu. Mungkin Upik hanya melihat Danang sebagai seorang pria yg baik saja..mungkin. Atau mungkin pdkt Danang kurang mantap?. Ah atau Danang cuman GR doang.. Iya bener, bener bener, iya betul tuh. Bener?Betul?lu kate bener?
Hujan2 diminta tolong, berangkat tanpa pikir panjang, panas terik menyengat diminta tolong muter2 satu kota, berangkat, tanpa pikir panjang. Apapun yg bisa dibantu langsung dibantu, tanpa pikir panjang… BOdoh… Iyap betul bodoh..masak kalian wanita ga kepikiran seperti itu.. EH?!bukan itu???yg bodoh Danang kata kalian?? Ya iyalah mas salah sendiri dia disuru2 mau aja mas.. What?? (speechless) emang dikate kite babu ape ye…

Memang sepertinya kalian lebih suka mendengar, daripada melihat dan meyimpulkan…
Eh maaf mungkin seharusnya kata kalian diganti dengan Upik, maaf mungkin kalian para wanita tidak seperti Upik seorang, semoga..

Juga, sepertinya Nila tidak seperti itu, Danang lebih terlihat bahagia sekarang.
Danang : “Ndes, msok smsku gak tekan2 aku ditelpon diseneni jare rak mbales”. “Nda, mosok aku telat sitik mbales sms yo diseneni, ngambek ngunu.”
Aku : “ra popo no nda, sekali2 ngambek2an kan seru nda…” (beruntung kamu nang, nemu Nila yg sebegitu perhatiannya, sukses bro, semoga berbahagia selalu..)

Another night…(eh for your information, aku juga punya cewe lho, namanya? ah ga perlu disebut namanya lah, setiap ketemuan dia suka ngehapusin sms di inboxku biar ga penuh. Sekalian ngawasin siapa aja yg sms aku gitu kali ya…)
Aku : “Loh Loh sms yg itu jg diapus, kan mau tak kasih tunjuk ke Danang..”
Sayangku : (senyum) “Biarin, aku ga suka, raut muka km selalu menunjukkan kebencian kalo baca sms itu”. “Aku akan selalu memperhatikan mu, memandangmu, selalu blajar agar aku lebih pintar mengertimu”. “Aku g mau buta dan bodoh seperti wanita itu”.. (mendaratkan ciuman lembut dipipiku)
Aku : “Ahh, tapi kan..”
Sayangku : “Heheheheheh..”
Aku : “Iya deh..”

Sekarang aku tau siapa yg bodoh..iya akulah yang bodoh..hanya aku…
Semoga pria juga berpengaruh besar terhadap kehidupan kalian para wanita…

Jadi teringat kelakar seorang teman

Wanita tu sebenrnya lebih bodoh bro. Lah ko bisa brur?. Lah tebukti dengan adanya referensi, jurnal,tutorial yg bernama majalah wanita yg tak terhitung banyak dan jenisnya di muka bumi ini kan?

Semoga itu hanya sekedar kelakar saja…….

mungkin km bukan yg pertama….tapi yg terakhir…

Saturday, May 16th, 2009
Lupa namanya :D

Lupa namanya :D

maybe ur not the first..but you are the last one…
sebuah kata kata yg menentramkan…betulkah?
kamu memang bukan yg pertama tapi kamu yg terakhir…..

tapi bagiku terdengar menyayat menyakitkan…aku yg terakhir ya..

pelabuhan terakhirmu..dari seluruh petualangan yg melelahkan..
panti jompo nan elok..tempat singgah terakhirmu saat tak ada lagi yg mempedulikanmu..
panti asuhan yg hangat..tempat tingal terakhirmu saat tak ada lagi yg mengakuimu…
you say “you are the best i ever had” .. saat kau merasa akulah yg terbaik dari yg terbaik…

kamu memang bukan pacar pertamaku…tp km yg terakhir…
benarkah?

bagaimana jika suatu saat…
teman berlayarmu mengajakmu kembali berpetualang ke pelabuhan2 sebelumnya…
tiba2 muncul kembali seseorang yang amat sangat mempedulikanmu..akankah kautinggalka tempat yg elok ini…
ada seseorang yg kembali mengakuimu..akankah kau tinggalkan tempat yg hangat ini..

bagaimana jika suatu saat…
aku tak berada disisimu…
pacar pertamamu…kembali muncul dihadapmu..
orang yg kau sayangi pertama kali….kembali mengisi hidupmu..
saat orang yg kau cintai pertama kali…berdiri dengan hangat didepanmu..

ingatkah kamu dengan kehangatan saat kau genggam jemarinya…
ingatkah dirimu dengan kehangatan bibirnya…
ingatkah tubuhmu dengan kehangatan tubuhnya saat berada di pelukannya…

ku ingin selalu jadi yg pertama..salahkah aku?
ku ingin tak ada orang lain jadi yg pertama..dosakah aku?
ku ingin hanya ada aku satu untukmu..egoiskah aku?

hai sayangku cintaku…
tak perlu kau menangis….
tak perlu kau takut kehilangan kepercayaanku padamu..
tak perlu kau cemaskan keraguan dihatiku…
hai belahan jiwaku…
taukah kamu..sampai detik ini..aku masih disampingmu..
taukah kamu..sampai kapanpun aku akan selalu disampingmu…
kaulah yang pertama bagiku..
kaulah yg terakhir bagiku…

bodohkah aku?

didedikasikan untuk semua pria yg tidak bisa menjadi yg pertama dihatinya…
didedikasikan kepada semua wanita yang memandang sebelah mata arti kesetiaan seorang pria…