Author Archives: pradanang
Indonesia Unite
Indonesia Unite is movement. A stand point that Indonesia unite and have no fear!
Kami Tidak Takut – #IndonesiaUnite Continue reading
Noleh nengen ora wedi, noleh ngiwo ora isin | Credits goes to Ibu Pecel “Peni” Sirojudin
Iya to mas, ibu tu punya anak 6, ibu tu mesti ngomong ro ank2e,.mbok urip ki sing tepo sliro..ora perlu aneh2 golek memusuh, mbok nandur barang sek apik2..kan ewodene mengko yo awake dewe mesti bakalan ngrasake dewe opo opo seng awake dewe tandur. Kan enak to mas nek urip ki Noleh nengen ora wedi, noleh ngiwo yo ora isin Nggih buk (sambil senyum terbengong bengong) Continue reading
Memacari Wanita Lebih Tua? | Absolutely an article, all stupidity within
Ada beberapa alasan mengapa sebagian pria tertarik dengan wanita yang lebih tua dari usianya. Ya, wanita berusia matang memang bersikap lebih matang. Rasa humornya, pengalaman hidupnya, dan harapannya sangat berbeda dengan wanita yang lebih muda. Mereka tidak tergesa-gesa, dan lebih santai menghadapi hidup. Itu berarti, mereka akan lebih sabar dan lembut dengan Anda. Mereka akan lebih pengertian, menerima dan pemaaf. Continue reading
Marriage | dimana kalian selalu bilang kalo kami kekanak-kanakan
Marriage, pernikahan, apa sih yg terlintas dipikiran kalian saat ini?. Baju adat, air mata dipipi ibumu mengalir, pria tampan disebelahmu berjabat tangan bergumam “saya terima nikahnya..dg mas kawin..tunai.”. Baju adat, kilatan blitz, kegembiraan terpancar di setiap wajah, tamu undangan yg selalu tersenyum, “Selamat yaaa kalian berdua”, “Kamu keliatan cantik banget hari ini..”, “Wah bisa juga ni milih suaminya, keren banget….”. Tahun berlalu, kamu duduk di bangku kayu, menggendong anak keduamu, melihat anak pertamamu dan suamimu bermain bola, tertawa bahagia,,…sungguh indahnya…….. Continue reading
Masihkah harus kukatakan “Aku Sayang Kamu” ?!
Setelah sekian lama aku berada didekatmu, setelah semua yang aku lakukan demi dirimu, setelah semua rasa bahagia yg kuterima darimu, setelah seluruh rasa dan derita yg kuterima hanya untukmu…masih perlukah aku mengucapkan “Aku sayang kamu”…… Continue reading